Kamis, 27 Februari 2014
Kuliah Manajemen Proyek Pertemuan 2
Senin, 30 September 2013
Arsitektur dan Infrastruktur Data Warehouse Penjualan Pendukung Kebutuhan Informasi Eksekutif Cemerlang Skin Care
Masalah-masalah yang terjadi dalam ETL adalah sumber-sumber data umumnya sangat bervariasi diantaranya:
Arsitektur Data warehouse
Dalam perancangan data warehouse ini, arsitektur yang digunakan adalah arsitektur data warehouse dengan menggunakan staging area. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 4 dibawah ini. Dimana data warehouse yang dirancang, akan dimulai dari pengumpulan data di tingkat operational yang biasa disebut dengan OLTP. Data operational yang dikumpulkan berupa data-data perawatan dari pasien dan penjualanobat obatan serta kosmetik dari seluruh cabang dikumpulkan di pusat. Setelah data-data dari cabang terkumpul, maka proses akan dijalankan dengan cara di tampung terlebih dahulu di staging area. Setelah data masuk dalam staging area, data akan dibersihkan, di integrasikan serta di standarisasikan, baru setelah itu di loading ke data warehouse. Setelah masuk ke data warehouse, data dikelompokkan kedalam data mart sesuai dengan fungsi-fungsi yang akan menghasilkan informasi yang dibutuhkan oleh user.Selasa, 24 September 2013
Kegunaan Data Warehouse serta Dampak Penerapannya
Kali ini mau shared tentang salah satu mata kuliahku semester 5, yaitu Data Warehouse.
Berikut ada beberapa bahasan dan uraian tentang :
- Apa kegunaan Data Warehouse ?
- Mengapa Data Warehouse digunakan dalam perusahaan ?
- Apa keuntungannya ?
- Dan apa kelemahan yang dimiliki Data Warehouse ?
- Pembuatan laporan : Pembuatan laporan merupakan salah satu kegunaan data warehouse yang paling umum dilakukan. Dengan menggunakan query sederhana didapatkan laporan perhari,perbulan, pertahun atau jangka waktu kapanpun yang diinginkan.
- On-Line Analytical Processing (OLAP) : Dengan adanya data warehouse,semua informasi baik detail maupun hasil summary yang dibutuhkan dalam proses analisa mudah didapat. OLAP mendayagunakan konsep data multi dimensi dan memungkinkan para pemakai menganalisa data sampai mendetail, tanpa mengetikkan satupun perintah SQL. Hal ini dimungkinkan karena pada konsep multi dimensi, maka data yang berupa fakta yang sama bisa dilihat dengan menggunakan fungsi yang berbeda. Fasilitas lain yang ada pada sofware OLAP adalah fasilitas rool-up dan drill-down. Drill-down adalah kemampuan untuk melihat detail dari suatu informasi dan roll-up adalah kebalikannya.
- Data mining : Data mining merupakan proses untuk menggali(mining) pengetahuan dan informasi baru dari data yang berjumlah banyak pada data warehouse, dengan menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelegence), statistik dan matematika. Data mining merupakan teknologi yang diharapkan dapat menjembatani komunikasi antara data dan pemakainya.
- Proses informasi executive : Data warehouse dapat membuat ringkasan informasi yang penting dengan tujuan membuat keputusan bisnis, tanpa harus menjelajahi keseluruhan data. Dengan menggunakan data warehouse segala laporan telah diringkas dan dapat pula mengetahui segala rinciannya secara lengkap, sehingga mempermudah proses pengambilan keputusan. Informasi dan data pada laporan data warehouse menjadi target informative bagi user.
Keuntungan Data Warehouse
Kelemahan Data Warehouse
Paper Data Warehouse
Sabtu, 07 September 2013
Lupa Kasih Judul ;) "Konsep Data Warehouse"
Dibandingkan database tradisional, Data Warehouse umumnya terdiri dari data berukuran sangat besar dari banyak sumber dan mungkin terdiri dari database model data yang berbeda dan terkadang file dari sistem dan platform yang independen.
Tidak seperti database transaksional. Data Warehouse biasanya mendukung analisa tren dan time-series, dimna keduanya membutuhkan data historik.
Data Warehouse itu bersifat nonvolatile, artinya informasi dalam Data Warehouse jarang diubah dan bisa dianggap non-real-time.
Data Warehouse bisa digambarkan sebagai "kumpulan teknologi pendukung keputusan, dimaksudkan untuk memungkinkan pekerja yang berhubungan dengan informasi (eksekutif, manajer dan analis) untuk membuat keputusan lebih baik dan lebih cepat."
PENGERTIAN DATA WAREHOUSE
Pengertian Data Warehouse dapat bermacam-macam tergantu pada teori yang diacu. Namun dari semua teori yang ada memilik inti yang sama antara lain sebagai berikut :
Menurut M. Klimavicius (2008, p85), sistem data warehouse mempresentasikan sebuah sumber informasi untuk menganalisa pengembangan dan hasil dari sebuah perusahaan atau organisasi di dalam lingkungan yang selalu berubah. Dara di dalam data warehouse menggambarkan peristiwa dan status dari proses bisnis, produk dan jasa tujuan dan unit-unit organisasi.
Menurut Inmon (2005, p29), sebuah data warehouse adalah sebuah kumpulan data yang integrated, subjected-oriented, nonvolatile, time variant yang mendukung manajemen pengambilan keputusan.
Data warehouse merupakan metode dalam perancangan database yang menunjang DSS(Decission Support System) dan EIS (Executive Information System). Secara fisik data warehouse adalah database, namun perancangan data warehouse dan database sangat berbeda. Dalam perancangan database tradisional menggunakan normalisasi, sedangkan paa data warehouse normalisasi bukan cara yang terbaik.
Dari definisi tersebut dapat disimpulkan data warehouse adalah database yang saling berinteraksi, dapat digunakan dalam untuk query dan analisis, bersifat orientasi subyek, terintegrasi, time-variant, dan dapat digunakan untuk membantu pengambilan keputusan.
PERBANDINGAN DATA WAREHOUSE DENGAN OLTP
to be continued...
Sumber : http://thesis.binus.ac.id/doc/Bab2/2011-2-00305-IF%20Bab%202.pdf
Sabtu, 08 Juni 2013
Hari ini mau share foto nari gue lagi. Yang nie abis perform di Grand City Mall rek, swangarr kan hahahaa.. enjoy it guys :)
Bareng sama official kita yang kece si Dina sama pelatih yang cetar membabi buta UKM Tari Mbaa Diaaas :D
ada lagi yang gag kalah oke :D
Jumat, 29 Maret 2013
and ini muka agak blo'on saya :D
hahahaha.. this is my Gallery..
Kamis, 22 November 2012
Selasa, 03 April 2012
My First Performed
Rabu, 29 Februari 2012
Sabtu, 07 Januari 2012
Hanya Aku
seandainya Engkau mampu menyampaikan pesanku secara langsung buat dia, aku pengen bilang kalo aku sayang banget sama dia.
Entah apakah dia masih punya rasa itu atau enggak, tapi aku sangsi kalo dia masih sayang.
Banyak hal yang membuatku berpikir seperti itu, rasa perhatiannya hilang Tuhan..
Dia bukan seperti orang yang aku sayang selama ini.
Seketika dia membenciku
Tak sudi lagi aku mengganggu hidupnya
Serasa ia terbebani olehku.
Aku tak bermaksud mengganggunya, sungguh.
Hanya saja aku butuh dia slalu ada di sampingku Tuhan..
Entah aku masih bertanya-tanya, apa yang sebenarnya membuat ia amat membenci keberadaanku saat ini.
Kami seakan orang asing yang tak pernah saling kenal.
Sungguh, sakit ketika harus menghadapi keadaan seperti ini.
Aku tak kuat menanggung rasa bersalah atas sikapnya yang seperti ini
Aku tak cukup kuat untuk menahan rasa ini sendirian.
Aku ingin dia tau, disini aku sangat merindukannya, entah kapan terakhir ia berkata manis, setauku pun ia sudah tak pernah berkata manis lagi padaku.
Sedih, marah, bersalah, segala rasa bercampur serasa mengutukku
Serasa menghukumku bertubi-tubi
Tolong aku Ya Allah.. apa bila Engkau berkehendak akan aku dengannya, dekatkan kami..
Jikalau tidak, aku mohon padaMu, beri aku alasan yang tepat mengapa harus tidak.
Karna aku tak mampu menopang rasa sayang ini sendiri...
Engkau Maha Tahu apa yang aku harapkan..
Rabu, 04 Januari 2012
Tanpa Judul
Kau layaknya orang asing bagiku
Aku tak mengerti sesuatu yang tak engkau ketahui secara pasti menjadi sebab perlakuanmu terhadapku
Tak tau harus bagaimana aku menjelaskannya padamu
Yang jelas kau orang yang berbeda dari yang dulu pernah aku kenal
Aku slalu sabar dengan perlakuanmu itu
Setulus hati aku menerima konsekuensi dari setiap kesalahanku
Tapi yang tak aku mengerti, kau tak pernah menganggap itu semua
Seperti angin lalu, apa yang aku lakukan demi kamu hilang begitu saja dari ingatanmu
Aku tak membutuhkan balasan
Aku hanya membutuhkan segala pengertianmu
Tiap apa yang aku lakukan tak harus selalu menjadi sebuah kesalahan kan ??
Aku tak pernah dengan sengaja melakukan kesalahan untuk menyakiti perasaanmu
Justru aku berusaha slalu menjaga perasaanmu bagaimana pun caranya
Mungkin memang kau belum menyadarinya
Atau memang kau tak menyadari arti hadirku disisimu selama ini ??
Itu semua hanya kamu yang mampu menjawab
Aku sendiri, sampai sekarang pun masih tak mampu membaca yang kau pikirkan
Tak apalah..
Mungkin ini memang jalanku untuk belajar mengerti seseorang yang aku sayang
Aku tak menyesal sudah menyayangimu
Bahkan amat sangat menyayangimu
Yang aku sesalkan hanya, aku tak pernah bisa membahagiakanmu..
Aku minta maaf atas kebodohanku ini, aku tak berguna untukmu
Dan hanya menjadi beban pikiranmu...
Lie_
Sabtu, 31 Desember 2011
Resume Manajemen Umum_Pertemuan 8-14
NAMA : Arfilia Septianasari
Mata
Kuliah : Manajemen Umum
Dosen : Ibu Sri Suhandiah
PENGGERAK
Personalia Organisasi adalah hal terpenting dalam suatu sumber daya manusia. Memerlukan suatu penyusunan personalia.
Fungsi manajemen yang berkenaan dengan penarikan, penempatan, pemberian latihan, dan pengenbangan anggota organisasi.
Strategi organisasi untuk terus menerus berkompetisi. Nilai organisasi adalah yang membuat organisasi berkinerja tinggi dan sumber daya manusia yang memiliki kinerja yang tinggi.
Fungsi penyusunan personalia :
1). Memastikan bahwa karyawan yang dipilih adalah yang berkompeten.
2). Memberikan karyawan pengetahuan dan ketrampilan yang up to date untuk dapat melakukan pekerjaan mereka.
3). Memasstikan bahwa organisasi tersebut mempertahankan karyawan yang berkompeten dan berkinerja tinggi.
Prosesnya adalah :
a. Perencanaan sumber daya manusia yang diracang untuk menjamin dan pemenuhan kebutuhan personalia organisasi.
b. Penarikan, berhubungan dengan pengadaan calon-calon personalia segaris dengan rencana sumber daya manusia.
c. Seleksi, mencakup penilaian dan pemilihan diantara calon-calon personalia.
d. Pengenalan dan Orientasi, dirancang membantu individu-individu yang terpilih menyesuaikan diri dengan lancar dalam organisasi.
e. Latihan dan pengembangan, program ini bertujuan meningkatkan kemampuan perseorangan dan kelompok untuk mendorong efektivitas organisasi.
f. Penilaian pelaksanaan kerja, dilakukan dengan membandingkan antara pelaksanaan kerja perorangan dan standar-standar yang dikembangkan bagi posisi tersebut.
g. Pemberian balas jasa, yang disediakan bagi karyawan sebagai kompensasi pelaksanaan kerja dan sebagai motivasi bagi pelaksanaan di waktu yang akan datang.
h. Perncanaan pengembangan karier, yang mencakup promosi, penugasan kembali, pemecatan, pemberhentian atau pensiun.
Perencanaan SDM = Penentuan jabatan yang harus diisi.
Pemahaman pasar tenaga kerja di mana karyawan potensial ada.
Pertimbangan kondisi permintaan dan penawaran karyawan.
Proses Perencanaan SDM
Langkah-langkah dalam perencanaan:
-Menilai sumber daya manusia saat ini
-Menilai kebutuhan masa depan sumber daya manusia
-Mengembangkan program untuk memenuhi kebutuhan masa depan
Recruitment :
1. Dari luar
Kelemahan : mahal, adanya turn over
2. Dari dalam
Keuntungan :
- orang yg direkrut sudah mengenal organisasi, budaya organisasi dan anggota organisasi
- Kebijakan promosi memperkuat loyalitas
- Memberi inspirasi untuk lebih berprestasi
- Pengiklanan, rekomendasi dari karyawan yang sedang bekerja (employee referrals), lembaga pendidikan, kantor penempatan tenaga kerja.
Selection : Proses penyaringan tenaga kerja untuk memastikan bahwa calon yang paling tepat yang akan dipekerjakan.
Selection Devices :
-Application Forms
-Written Tests
-Performance Simulations
-Interviews
-Background Investigations
-Physical examinations
Training & Development
Tujuan : Memperbaiki efektifitas kerja untuk mencapai hasil-hasil kerja yang telah ditetapkan
Dilakukan dengan:
Training (pelatihan)Ã memperbaiki penguasaan ketrampilan dan teknik-teknik pelaksanaan pekerjaan.
Pengembanganà peningkatan kemampuan secara lebih luas, sikap, dan kepribadian .
Career Development
1. Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi karyawan:
-Latar belakang pribadi, mencakup pendidikan dan pengalaman kerja, untuk menunjukkan apa yang telah dilakukan seseorang di waktu yang lalu.
-Bakat dan minat (aptitude and interest), untuk memperkirakan minat dan kapasitas/kemampuan seseorang.
-Sikap dan kebutuhan (attitudes and needs), untuk meramalkan tanggung jawab dan wewenang seseorang.
-Kemampuan-kemampuan analitis dan manipulatif, untuk mempelajari kemampuan pemikiran dan penganalisaan.
-Ketrampilan dan kemampuan teknik, untuk menilai kemampuan dalam pelaksanaan aspek-aspek teknik pekerjaan.
MOTIVASI
Segala sesuatu yang membuat seseorang bertingkah laku tertentu atau paling tidak berkeinginan untuk bersikap tertentu.
Berawal dari kebutuhan PRIMER menjadi SEKUNDER.
Model Motivasi :
-Motivasi Tradisional
-Model Hubungan Manusiawi
-Model Sumber Daya Manusia
Beberapa teori motivasi adalah sebagai berikut :
Hirarki Kebutuhan Maslow
1. Kebutuhan fisiologis : makan, minum, tempat tinggal
2. Kebutuhan akan keamanan dan keselamatan : bebas dari ancaman
3. Kebutuhan sosial : rasa memiliki, berafiliasi, berteman, rasa cinta
4. Kebutuhan harga diri : penghargaan diri, otonomi, status, penghormatan, atensi
5. Kebutuhan aktualisasi diri : meningkatkan penggunaan kemampuan, keahlian dan potensi.
Teori Kebutuhan ERG dari Alfeder
Teori ini merupakan pengolahan lebih lanjut dari hirarki ke-butuhan maslow. Menurut Alfeder terdapat 3 (tiga) kelompok kebutuhan, yaitu :
-Eksistensi: makanan, minuman, udara
-Keterkaitan: hubungan sosial, hubungan antar pribadi
-Pertumbuhan: keinginan untuk mengembang-kan diri
Teori motivasi dari Frederick Herzberg
1.Hygiene factor, yaitu bila faktor ini ada maka karyawan akan puas, tetapi bila tidak ada akan menimbulkan ketidak-puasan.
2.Motivation factors.
Teori Kebutuhan Menurut McClelland
-Kebutuhan berprestasi (need of achievement) : dorongan untuk mencapai bahkan melampaui standart yang telah di-buat.
-Kebutuhan berkuasa (need of power ) : keinginan untuk membuat orang lain melakukan cara yang dikehendaki.
-Kebutuhan berafiliasi (need of afiliation ) : keinginan untuk menjalin hubungan akrab dan bersahabat.
KOMUNIKASI
Adalah proses pemindahan pengertian dalam bentuk gagasan atau informasi dari seseorang ke orang lain.
Fungsi Komunikasi :
1.Fungsi kontrol : pengendali perilaku
2.Fungsi motivasi : faktor meningkatkan motivasi
3.Fungsi ekspresi perasaan : penyampai perasaan kepada orang lain
4.Fungsi informasi : penyampai data /informasi, lebih lanjut berguna untuk pengambilan keputusan
Manfaat :
-Adanya kesempatan untuk berinteraksi antara sumber dan penerima
-Memungkinkan komunikasi nonverbal (gerakan tubuh,intonasi suara, dll),
-Disampaikannya berita secara cepat, dan memungkinkan umpan balik diperoleh segera.
Hambatan Komunikasi efektif :
1.Hambatan-hambatan organisasional
-Tingkatan hierarki
-Wewenang manajerial
-Spesialisasi
2.Hambatan-hambatan antar pribadi
-Persepsi selektif
-Status/kedudukan komunikator
-Keadaan membela diri
-Pendengaran lemah
-Ketidaktepatan penggunaan bahasa
KEPEMIMPINAN
Kepemimpinan dan Kekuasaan :
-Kepemimpinan: Kemampuan untuk mempengaruhi kelompok menuju pencapaian sasaran
-Kekuasaan: Kemampuan untuk mempengaruhi perilaku orang lain agar melakukan sesuatu (meskipun tidak diinginkan)
Teori Kepemimpinan
Great-man Theory:
Setiap jaman memiliki pemimpin besar. Perubahan sosial terjadi karena para pemimpin besar memulai & memimpin perubahan & menghalangi orang lain yang berusaha membawa masyarakat kearah yang berlawanan(James, 1980)
2. Trait theory
Ada karakteristik seseorang (personalitytrait) yang membedakan seorang pemimpin dengan yang bukan pemimpin
3. Contingency theory
Kepemimpian dipengaruhi oleh situasi dimana faktor-faktor tertentu dari situasi menentukan ciri-ciri pemimpin yang sesuai untuk situasi tersebut.
Behavioral theory (cont’d)
Teori X:
• Manusia pd dasarnya malas/tdk menyukai pekerjaan menghindari jika mungkin
• Shg orang harus dipaksa, diawasi, diarahkan
• Rata-rata ingin diarahkan_ menghindari tanggung jawab, ambisi kecil, jaminan hidup lebih banyak.
Teori Y
• Kodrat manusia (membutuhkan bermain, beristirahat baik fisik/mental)
• Memiliki kapasitas utk berimajinasi, cerdik & kreatif
• Potensi itelektual hanya digunakan sebagian saja
• Pengawasan/hukuman eksternal bukan satu-satunya cara untuk mengarahkan
• Membutuhakn penghargaan utk prestasi yg sudah dilakukan
• Belajar bukan hanya utk menerima ilmu tapi juga mencari tanggung jawab
Big Bang Theory
–Suatu peristiwa besar menciptakan seseorang menjadi pemimpin
–Mengintegrasikan antara situasi dan pengikut
–Situasi mrpk peristiwa besar seperti revolusi, kekacauan/kerusuhan, pemberontakan, reformasi dll
–Pengikut adalah orang yang menokohkan seseorang dan bersedia patuh dan taat
Pengawasan
Proses untuk menjamin bahwa tujuan organisasi dan manajemen tercapai_ bgmn membuat kegiatan sesuai yg direncanakan.
Pengawasan bertindak sbg kriteria penilaian pelaksanaan kerja terhadap rencana.
Proses Pengawasan
Penetapan Standar Pelaksanaan
Target penjualan, keselamatan kerja 3 bentuk standar umum :
• Standar Fisik _kuantitas barang/jasa,kualitas produk
• Standar Moneter _ biaya kerja, pendapatan
• Standar waktu _ batas waktu produksi
Penetapan Pengukuran Pelaksanaan
Berapa kali dilakukan
Dalam bentuk apa pengukuran akan dilakukan
Siapa yang terlibat
3. Pengukuran Pelaksanaan Kegiatan
Pengamatan (observasi)
Laporan-laporan (lisan / tulis)
Metoda otomatis
Inspeksi, Pengujian (test), Pengambilan sampel _ internal auditor
4. Perbandingan dan analisa penyimpangan
5. Pengambilan tindakan koreksi bila diperlukan
standar diubah, pelaksanaan diperbaiki, atau keduanya dilakukan secara bersamaan
perancangan proses pengawasan
Pengawasan yg berlebihan _ menimbulkan birokrasi, mematikan kreativitas, dan pada akhirnya merugikan organisasi
Pengawasan yg kurang _ pemborosan sumber daya & sulit mencapai tujuan
Perubahan
Managing Resistance to Change
• Why People Resist Change?
Ketidakjelasan dan ketidakpastian
Nyaman dengan kebiasaan lama
Kekhawatiran kerugian pribadi
Keyakinan bahwa perubahan tidak menguntungkan organisasi
Persoalan dlm Perubahan Organisasi
• Perubahan Budaya Organisasi
Budaya kebal terhadap perubahan
Pembentukannya membutuhkan waktu yang lama
Cenderung menjadi berurat dan berakar
Faktor situasi dalam perubahan budaya:
Terjadi krisis yg dramatis
Pergantian Pimpinan
Organisasinya muda dan kecil
Budayanya lemah
Merangsang Inovasi
• Kreativitas
Kemampuan untuk menggabungkan ide-ide dengan cara yang unik atau membuat hubungan yg tidak biasa di antara ide-ide.
• Inovasi
Proses mencari ide kreatif dan mengubahnya menjadi produk, jasa, atau metode kerja yang bermanfaat.
Merangsang & Memelihara Inovasi
• Variabel Struktur
Struktur organik
Ketersediaan sumber-sumber yang melimpah
Komunikasi yang terus menerus
Meminimalisasi tekanan waktu
Dukungan pekerjaan & Non pekerjaan
Rabu, 14 Desember 2011
Friendship

Friendship is an important part of young person’s life. Most young people spend their time with their friends : going to movies, playing sports, swimming, listening music, and others. In the school, students quickly group themselves into friends at the beginning of each year. Because young people spend much of their time with their friends, they need to know the meaning of friendship.
To know the meaning of friendship, first, young people should define a friend. Most of the students will say that a friend is someone you like to be with, or someone who has the same interests as you. The more thoughtful students will say that a friend is someone you can count on. Then the question becomes whether a friend is a good person and whether friendship is a good thing. The students will answer “yes”.
Friendship is the greatest thing in the world. Friendship can only exist between good person. A true friend will give good advice, and correct their friend when we are doing something wrong. In other words, a friend is someone who causes you to be good and prevents you from bad behavior.
Senin, 28 November 2011
Cerpen Islami part II
Semoga peristiwa di bawah ini membuat kita belajar bersyukur untuk apa yang kita miliki :
Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri.
Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka.
Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku.
Di rumah kami, akulah ratunya. Tak ada seorangpun yang berani melawan. Jika ada sedikit saja masalah, aku selalu menyalahkan suamiku. Aku tak suka handuknya yang basah yang diletakkan di tempat tidur, aku sebal melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas meja dan meninggalkan bekas lengket, aku benci ketika ia memakai komputerku meskipun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung bajunya di kapstock bajuku, aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa memencetnya dengan rapi, aku marah kalau ia menghubungiku hingga berkali-kali ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku.
Tadinya aku memilih untuk tidak punya anak. Meskipun tidak bekerja, tapi aku tak mau mengurus anak. Awalnya dia mendukung dan akupun ber-KB dengan pil. Tapi rupanya ia menyembunyikan keinginannya begitu dalam sampai suatu hari aku lupa minum pil KB dan meskipun ia tahu ia membiarkannya. Akupun hamil dan baru menyadarinya setelah lebih dari empat bulan, dokterpun menolak menggugurkannya.
Itulah kemarahanku terbesar padanya. Kemarahan semakin bertambah ketika aku mengandung sepasang anak kembar dan harus mengalami kelahiran yang sulit. Aku memaksanya melakukan tindakan vasektomi agar aku tidak hamil lagi. Dengan patuh ia melakukan semua keinginanku karena aku mengancam akan meninggalkannya bersama kedua anak kami.
Waktu berlalu hingga anak-anak tak terasa berulang tahun yang ke-delapan. Seperti pagi-pagi sebelumnya, aku bangun paling akhir. Suami dan anak-anak sudah menungguku di meja makan. Seperti biasa, dialah yang menyediakan sarapan pagi dan mengantar anak-anak ke sekolah. Hari itu, ia mengingatkan kalau hari itu ada peringatan ulang tahun ibuku. Aku hanya menjawab dengan anggukan tanpa mempedulikan kata-katanya yang mengingatkan peristiwa tahun sebelumnya, saat itu aku memilih ke mal dan tidak hadir di acara ibu. Yaah, karena merasa terjebak dengan perkawinanku, aku juga membenci kedua orangtuaku.
Sebelum ke kantor, biasanya suamiku mencium pipiku saja dan diikuti anak-anak. Tetapi hari itu, ia juga memelukku sehingga anak-anak menggoda ayahnya dengan ribut. Aku berusaha mengelak dan melepaskan pelukannya. Meskipun akhirnya ikut tersenyum bersama anak-anak. Ia kembali mencium hingga beberapa kali di depan pintu, seakan-akan berat untuk pergi.
Ketika mereka pergi, akupun memutuskan untuk ke salon. Menghabiskan waktu ke salon adalah hobiku. Aku tiba di salon langgananku beberapa jam kemudian. Di salon aku bertemu salah satu temanku sekaligus orang yang tidak kusukai. Kami mengobrol dengan asyik termasuk saling memamerkan kegiatan kami. Tiba waktunya aku harus membayar tagihan salon, namun betapa terkejutnya aku ketika menyadari bahwa dompetku tertinggal di rumah. Meskipun merogoh tasku hingga bagian terdalam aku tak menemukannya di dalam tas. Sambil berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi hingga dompetku tak bisa kutemukan aku menelepon suamiku dan bertanya.
“Maaf sayang, kemarin Farhan meminta uang jajan dan aku tak punya uang kecil maka kuambil dari dompetmu. Aku lupa menaruhnya kembali ke tasmu, kalau tidak salah aku letakkan di atas meja kerjaku.” Katanya menjelaskan dengan lembut.
Dengan marah, aku mengomelinya dengan kasar. Kututup telepon tanpa menunggunya selesai bicara. Tak lama kemudian, handphoneku kembali berbunyi dan meski masih kesal, akupun mengangkatnya dengan setengah membentak. “Apalagi??”
“Sayang, aku pulang sekarang, aku akan ambil dompet dan mengantarnya padamu. Sayang sekarang ada dimana?” tanya suamiku cepat , kuatir aku menutup telepon kembali. Aku menyebut nama salonku dan tanpa menunggu jawabannya lagi, aku kembali menutup telepon. Aku berbicara dengan kasir dan mengatakan bahwa suamiku akan datang membayarkan tagihanku. Si empunya Salon yang sahabatku sebenarnya sudah membolehkanku pergi dan mengatakan aku bisa membayarnya nanti kalau aku kembali lagi. Tapi rasa malu karena “musuh”ku juga ikut mendengarku ketinggalan dompet membuatku gengsi untuk berhutang dulu.
Hujan turun ketika aku melihat keluar dan berharap mobil suamiku segera sampai. Menit berlalu menjadi jam, aku semakin tidak sabar sehingga mulai menghubungi handphone suamiku. Tak ada jawaban meskipun sudah berkali-kali kutelepon. Padahal biasanya hanya dua kali berdering teleponku sudah diangkatnya. Aku mulai merasa tidak enak dan marah.
Teleponku diangkat setelah beberapa kali mencoba. Ketika suara bentakanku belum lagi keluar, terdengar suara asing menjawab telepon suamiku. Aku terdiam beberapa saat sebelum suara lelaki asing itu memperkenalkan diri, “selamat siang, ibu. Apakah ibu istri dari bapak armandi?” kujawab pertanyaan itu segera. Lelaki asing itu ternyata seorang polisi, ia memberitahu bahwa suamiku mengalami kecelakaan dan saat ini ia sedang dibawa ke rumah sakit kepolisian. Saat itu aku hanya terdiam dan hanya menjawab terima kasih. Ketika telepon ditutup, aku berjongkok dengan bingung. Tanganku menggenggam erat handphone yang kupegang dan beberapa pegawai salon mendekatiku dengan sigap bertanya ada apa hingga wajahku menjadi pucat seputih kertas.
Entah bagaimana akhirnya aku sampai di rumah sakit. Entah bagaimana juga tahu-tahu seluruh keluarga hadir di sana menyusulku. Aku yang hanya diam seribu bahasa menunggu suamiku di depan ruang gawat darurat. Aku tak tahu harus melakukan apa karena selama ini dialah yang melakukan segalanya untukku. Ketika akhirnya setelah menunggu beberapa jam, tepat ketika kumandang adzan maghrib terdengar seorang dokter keluar dan menyampaikan berita itu. Suamiku telah tiada. Ia pergi bukan karena kecelakaan itu sendiri, serangan stroke-lah yang menyebabkan kematiannya. Selesai mendengar kenyataan itu, aku malah sibuk menguatkan kedua orangtuaku dan orangtuanya yang shock. Sama sekali tak ada airmata setetespun keluar di kedua mataku. Aku sibuk menenangkan ayah ibu dan mertuaku. Anak-anak yang terpukul memelukku dengan erat tetapi kesedihan mereka sama sekali tak mampu membuatku menangis.
Ketika jenazah dibawa ke rumah dan aku duduk di hadapannya, aku termangu menatap wajah itu. Kusadari baru kali inilah aku benar-benar menatap wajahnya yang tampak tertidur pulas. Kudekati wajahnya dan kupandangi dengan seksama. Saat itulah dadaku menjadi sesak teringat apa yang telah ia berikan padaku selama sepuluh tahun kebersamaan kami. Kusentuh perlahan wajahnya yang telah dingin dan kusadari inilah kali pertama kali aku menyentuh wajahnya yang dulu selalu dihiasi senyum hangat. Airmata merebak dimataku, mengaburkan pandanganku. Aku terkesiap berusaha mengusap agar airmata tak menghalangi tatapan terakhirku padanya, aku ingin mengingat semua bagian wajahnya agar kenangan manis tentang suamiku tak berakhir begitu saja. Tapi bukannya berhenti, airmataku semakin deras membanjiri kedua pipiku. Peringatan dari imam mesjid yang mengatur prosesi pemakaman tidak mampu membuatku berhenti menangis. Aku berusaha menahannya, tapi dadaku sesak mengingat apa yang telah kuperbuat padanya terakhir kali kami berbicara.
Aku teringat betapa aku tak pernah memperhatikan kesehatannya. Aku hampir tak pernah mengatur makannya. Padahal ia selalu mengatur apa yang kumakan. Ia memperhatikan vitamin dan obat yang harus kukonsumsi terutama ketika mengandung dan setelah melahirkan. Ia tak pernah absen mengingatkanku makan teratur, bahkan terkadang menyuapiku kalau aku sedang malas makan. Aku tak pernah tahu apa yang ia makan karena aku tak pernah bertanya. Bahkan aku tak tahu apa yang ia sukai dan tidak disukai. Hampir seluruh keluarga tahu bahwa suamiku adalah penggemar mie instant dan kopi kental. Dadaku sesak mendengarnya, karena aku tahu ia mungkin terpaksa makan mie instant karena aku hampir tak pernah memasak untuknya. Aku hanya memasak untuk anak-anak dan diriku sendiri. Aku tak perduli dia sudah makan atau belum ketika pulang kerja. Ia bisa makan masakanku hanya kalau bersisa. Iapun pulang larut malam setiap hari karena dari kantor cukup jauh dari rumah. Aku tak pernah mau menanggapi permintaannya untuk pindah lebih dekat ke kantornya karena tak mau jauh-jauh dari tempat tinggal teman-temanku.
Saat pemakaman, aku tak mampu menahan diri lagi. Aku pingsan ketika melihat tubuhnya hilang bersamaan onggokan tanah yang menimbun. Aku tak tahu apapun sampai terbangun di tempat tidur besarku. Aku terbangun dengan rasa sesal memenuhi rongga dadaku. Keluarga besarku membujukku dengan sia-sia karena mereka tak pernah tahu mengapa aku begitu terluka kehilangan dirinya.
Hari-hari yang kujalani setelah kepergiannya bukanlah kebebasan seperti yang selama ini kuinginkan tetapi aku malah terjebak di dalam keinginan untuk bersamanya. Di hari-hari awal kepergiannya, aku duduk termangu memandangi piring kosong. Ayah, Ibu dan ibu mertuaku membujukku makan. Tetapi yang kuingat hanyalah saat suamiku membujukku makan kalau aku sedang mengambek dulu. Ketika aku lupa membawa handuk saat mandi, aku berteriak memanggilnya seperti biasa dan ketika malah ibuku yang datang, aku berjongkok menangis di dalam kamar mandi berharap ia yang datang. Kebiasaanku yang meneleponnya setiap kali aku tidak bisa melakukan sesuatu di rumah, membuat teman kerjanya kebingungan menjawab teleponku. Setiap malam aku menunggunya di kamar tidur dan berharap esok pagi aku terbangun dengan sosoknya di sebelahku.
Dulu aku begitu kesal kalau tidur mendengar suara dengkurannya, tapi sekarang aku bahkan sering terbangun karena rindu mendengarnya kembali. Dulu aku kesal karena ia sering berantakan di kamar tidur kami, tetapi kini aku merasa kamar tidur kami terasa kosong dan hampa. Dulu aku begitu kesal jika ia melakukan pekerjaan dan meninggalkannya di laptopku tanpa me-log out, sekarang aku memandangi komputer, mengusap tuts-tutsnya berharap bekas jari-jarinya masih tertinggal di sana. Dulu aku paling tidak suka ia membuat kopi tanpa alas piring di meja, sekarang bekasnya yang tersisa di sarapan pagi terakhirnyapun tidak mau kuhapus. Remote televisi yang biasa disembunyikannya, sekarang dengan mudah kutemukan meski aku berharap bisa mengganti kehilangannya dengan kehilangan remote. Semua kebodohan itu kulakukan karena aku baru menyadari bahwa dia mencintaiku dan aku sudah terkena panah cintanya.
Aku juga marah pada diriku sendiri, aku marah karena semua kelihatan normal meskipun ia sudah tidak ada. Aku marah karena baju-bajunya masih di sana meninggalkan baunya yang membuatku rindu. Aku marah karena tak bisa menghentikan semua penyesalanku. Aku marah karena tak ada lagi yang membujukku agar tenang, tak ada lagi yang mengingatkanku sholat meskipun kini kulakukan dengan ikhlas. Aku sholat karena aku ingin meminta maaf, meminta maaf pada Allah karena menyia-nyiakan suami yang dianugerahi padaku, meminta ampun karena telah menjadi istri yang tidak baik pada suami yang begitu sempurna. Sholatlah yang mampu menghapus dukaku sedikit demi sedikit. Cinta Allah padaku ditunjukkannya dengan begitu banyak perhatian dari keluarga untukku dan anak-anak. Teman-temanku yang selama ini kubela-belain, hampir tak pernah menunjukkan batang hidung mereka setelah kepergian suamiku.
Empat puluh hari setelah kematiannya, keluarga mengingatkanku untuk bangkit dari keterpurukan. Ada dua anak yang menungguku dan harus kuhidupi. Kembali rasa bingung merasukiku. Selama ini aku tahu beres dan tak pernah bekerja. Semua dilakukan suamiku. Berapa besar pendapatannya selama ini aku tak pernah peduli, yang kupedulikan hanya jumlah rupiah yang ia transfer ke rekeningku untuk kupakai untuk keperluan pribadi dan setiap bulan uang itu hampir tak pernah bersisa. Dari kantor tempatnya bekerja, aku memperoleh gaji terakhir beserta kompensasi bonusnya. Ketika melihatnya aku terdiam tak menyangka, ternyata seluruh gajinya ditransfer ke rekeningku selama ini. Padahal aku tak pernah sedikitpun menggunakan untuk keperluan rumah tangga. Entah darimana ia memperoleh uang lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga karena aku tak pernah bertanya sekalipun soal itu.Yang aku tahu sekarang aku harus bekerja atau anak-anakku takkan bisa hidup karena jumlah gaji terakhir dan kompensasi bonusnya takkan cukup untuk menghidupi kami bertiga. Tapi bekerja di mana? Aku hampir tak pernah punya pengalaman sama sekali. Semuanya selalu diatur oleh dia.
Kebingunganku terjawab beberapa waktu kemudian. Ayahku datang bersama seorang notaris. Ia membawa banyak sekali dokumen. Lalu notaris memberikan sebuah surat. Surat pernyataan suami bahwa ia mewariskan seluruh kekayaannya padaku dan anak-anak, ia menyertai ibunya dalam surat tersebut tapi yang membuatku tak mampu berkata apapun adalah isi suratnya untukku.
Istriku Liliana tersayang,
Maaf karena harus meninggalkanmu terlebih dahulu, sayang. maaf karena harus membuatmu bertanggung jawab mengurus segalanya sendiri. Maaf karena aku tak bisa memberimu cinta dan kasih sayang lagi. Allah memberiku waktu yang terlalu singkat karena mencintaimu dan anak-anak adalah hal terbaik yang pernah kulakukan untukmu.
Seandainya aku bisa, aku ingin mendampingi sayang selamanya. Tetapi aku tak mau kalian kehilangan kasih sayangku begitu saja. Selama ini aku telah menabung sedikit demi sedikit untuk kehidupan kalian nanti. Aku tak ingin sayang susah setelah aku pergi. Tak banyak yang bisa kuberikan tetapi aku berharap sayang bisa memanfaatkannya untuk membesarkan dan mendidik anak-anak. Lakukan yang terbaik untuk mereka, ya sayang.
Jangan menangis, sayangku yang manja. Lakukan banyak hal untuk membuat hidupmu yang terbuang percuma selama ini. Aku memberi kebebasan padamu untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang tak sempat kau lakukan selama ini. Maafkan kalau aku menyusahkanmu dan semoga Tuhan memberimu jodoh yang lebih baik dariku.
Teruntuk Farah, putri tercintaku. Maafkan karena ayah tak bisa mendampingimu. Jadilah istri yang baik seperti Ibu dan Farhan, ksatria pelindungku. Jagalah Ibu dan Farah. Jangan jadi anak yang bandel lagi dan selalu ingat dimanapun kalian berada, ayah akan disana melihatnya. Oke, Buddy!
Aku terisak membaca surat itu, ada gambar kartun dengan kacamata yang diberi lidah menjulur khas suamiku kalau ia mengirimkan note.
Notaris memberitahu bahwa selama ini suamiku memiliki beberapa asuransi dan tabungan deposito dari hasil warisan ayah kandungnya. Suamiku membuat beberapa usaha dari hasil deposito tabungan tersebut dan usaha tersebut cukup berhasil meskipun dimanajerin oleh orang-orang kepercayaannya. Aku hanya bisa menangis terharu mengetahui betapa besar cintanya pada kami, sehingga ketika ajal menjemputnya ia tetap membanjiri kami dengan cinta.
Aku tak pernah berpikir untuk menikah lagi. Banyaknya lelaki yang hadir tak mampu menghapus sosoknya yang masih begitu hidup di dalam hatiku. Hari demi hari hanya kuabdikan untuk anak-anakku. Ketika orangtuaku dan mertuaku pergi satu persatu meninggalkanku selaman-lamanya, tak satupun meninggalkan kesedihan sedalam kesedihanku saat suamiku pergi.
Kini kedua putra putriku berusia duapuluh tiga tahun. Dua hari lagi putriku menikahi seorang pemuda dari tanah seberang. Putri kami bertanya, “Ibu, aku harus bagaimana nanti setelah menjadi istri, soalnya Farah kan ga bisa masak, ga bisa nyuci, gimana ya bu?”
Aku merangkulnya sambil berkata “Cinta sayang, cintailah suamimu, cintailah pilihan hatimu, cintailah apa yang ia miliki dan kau akan mendapatkan segalanya. Karena cinta, kau akan belajar menyenangkan hatinya, akan belajar menerima kekurangannya, akan belajar bahwa sebesar apapun persoalan, kalian akan menyelesaikannya atas nama cinta.”
Putriku menatapku, “seperti cinta ibu untuk ayah? Cinta itukah yang membuat ibu tetap setia pada ayah sampai sekarang?”
Aku menggeleng, “bukan, sayangku. Cintailah suamimu seperti ayah mencintai ibu dulu, seperti ayah mencintai kalian berdua. Ibu setia pada ayah karena cinta ayah yang begitu besar pada ibu dan kalian berdua.”
Aku mungkin tak beruntung karena tak sempat menunjukkan cintaku pada suamiku. Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus.
Sekian dan Terima kasih sudah membaca :)





















